Management

Dewan Komisaris/Komite Remunerasi

Benny Haryanto

Benny Haryanto

Presiden Komisaris dan Ketua Komite Remunerasi

Warga Negara Indonesia, lahir di Pagar Alam Pada tahun 1960. Beliau lulus dari Brandon University pada tahun 1985 dengan gelar Bisnis Administration, dan lulus dari Washburn University Pada tahun 1989 dengan gelar Master Bisnis Administration. Memulai karir sebagai Management Trainee di PT Bank Danamon Indonesia Tbk, pada tahun 1989 – 1990. Diangkat sebagai Direktur Operasional di perusahaan pada tahun 1997. Pada tahun 1998 – 2002 beliau menjadi Presiden Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Pada tahun 2005 menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Limas Centril Indonesia Tbk. Tahun 2006 – 2011 Menjabat sebagai Komisaris di PT Ciptadana Securities. Pada tahun 2006 – 2011 menjabat sebagai Direktur Utama di PT Ciptadana Capital. Dan pada tahun 2014 beliau diangkat menjadi Presiden Komisaris Pada Perusahaan.

Drs. Herbudianto, Ak.

Drs. Herbudianto, Ak.

Komisaris Independen dan Anggota Komite Remunerasi

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta Tahun 1956. Beliau lulus sebagai Sarjana Ekonomi fakultas Akuntansi di Universitas Gajah Mada. Berpengalaman sebagai Kepala Bagian Standar Akuntasi dan Pemeriksaan Bidang Usaha Jasa (tahun 1991 -1997), Kepala Bagian Bina Akuntan (tahun 1997 - 2000) Kepala Bagian Pengembangan dan Penyusunan Standar Akuntansi (tahun 2000 - 2002) Kepala Bagian Usaha Jasa Perdagangan, Perhubungan dan Pariwisata (tahun 2002 - 2006) Kepala Bagian Penilaian Perusahaan Jasa Non Keuangan (tahun 2006 – 30 September 2012,)

Dr. Isnandar Rachmat Ali

Dr. Isnandar Rachmat Ali

Komisaris Independen dan Anggota Komite Remunerasi

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tahun 1942. Memperolah gelar Sarjana Ekonomi jurusan Management dari Universitas Krisnadwipayana, gelar Master of Business Administration (MBA) dari Indonesian Overseas Study & Training Institute, gelar Magister Manajemen dari Universitas Krisnadwipayana, dan gelar Doktor (PhD) bidang Education Management diperolehnya dari Universitas Negeri Jakarta (dahulu IKIP Jakarta). Memulai kariernya dengan memegang berbagai jabatan penting di beberapa perusahaan industrial, lalu pada tahun 1980-1989 menempati posisi Vice President Director di Bank Bhumy Bahari. Pada tahun 1989-2001, beliau menempati jabatan Vice President Director pada Tokai Lippo Bank. Sementara itu, sejak tahun 1998 sampai dengan saat ini, beliau masih aktif sebagai dosen pada almamaternya, Universitas Krisnadwipayana. Dan sejak tahun 2004 beliau menjabat sebagai komisaris (Independen) pada perusahaan.

Dewan Direksi/Komite Investasi

Peter Indra Lembong

Peter Indra Lembong

Direktur dan Anggota Komite Investasi

Lulus dari Cornell University, Ithaca, New York, USA dengan gelar Master of Engineering in Operation Research & Industrial Engineering. Memulai karirnya di Bank of Tokyo sebagai Loan Review & Credit Analysis Officer pada tahun 1992 hingga 1994. Sejak tahun 1994 hingga 1997 bekerja sebagai Manager Corporate Finance pada PT Jardine Fleming Nusantara. Bergabung dengan perusahaan sebagai Vice President Corporate Finance pada tahun 1997. Diangkat sebagai Direktur pada tahun 1999 dan menjabat Presiden Direktur sejak tahun 2001 hingga 2003. Sebelum bergabung kembali dengan perusahaan pada tahun 2004, menjabat sebagai Presiden Direktur PT Aryaduta Hotels, Tbk. pada tahun 2003. Telah memiliki ijin Wakil Manajer Investasi (WMI) dari Bapepam-LK berdasarkan Keputusan Ketua Bappepam No. KEP-169/PM/IP/WMI/1997 tanggal 31 Oktober 1997 dan ijin Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) dari Bapepam-LK berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-183/PM/IP/PEE/1996 tanggal 30 Desember 1996.

Muliawan Sutanto

Muliawan Sutanto

Direktur dan Anggota Komite Investasi

Menjabat Direktur perusahaan sejak tahun 1999. Memiliki lebih dari 14 tahun pengalaman di bidang Corporate Finance. Memulai karir dengan bergabung di perusahaan sebagai Account Officer Divisi Corporate Finance pada tahun 1993, kemudian diangkat sebagai Associate Vice President of Corporate Finance Division pada tahun 1996 dan sebagai Vice President of Corporate Finance pada tahun 1997. Memiliki gelar Bachelor of Science dalam bidang Management Science dari Simon Fraser University, Burnaby, Kanada dan gelar MBA dari Oregon State University, Corvallis, Oregon, Amerika Serikat. Telah memiliki ijin WMI dari Bapepam-LK berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-13/PM/WMI/2004 tanggal 8 Maret 2004 dan ijin WPEE dari Bapepam-LK berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-004/PM/IP/PEE/1994 tanggal 20 Januari 1994.

Tim Pengelola Investasi

Freddy Hendradjaja

Freddy Hendradjaja

Chief Investment Officer

Sebelumnya bekerja sebagai Associate Director PT Danareksa Capital, perusahaan yang bergerak pada bidang private equity, setelah sebelumnya menjabat sebagai Senior Portfolio Manager dan Head of Private Equity/Alternative Investment PT Danareksa Investment Management yang telah menghasilkan Efek Beragun Aset pertama yang diterbitkan di Indonesia. Beliau juga pernah menjabat sebagai Portfolio Manager pada PT Bahana TCW Investment Management. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan MBA dari Brandeis International Business School atas beasiswa dari Brandeis University dan American-Indonesian Cultural & Educational Foundation. Telah memiliki ijin WMI dari Bapepam-LK berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-79/PM/WMI/2004 tanggal 27 Juli 2004, ijin Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-51/BL/WPPE/2006 tanggal 12 Juli 2006, dan ijin WPEE berdasarkan Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-09/BL/WPEE/2010 tanggal 19 April 2010.

Aditya Budi Kurniawan

Aditya Budi Kurniawan

Anggota Tim Pengelola Investasi

Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Tarumanagara. Memulai karir di PT Lippo securites Tbk Sebagai staff fungsi akuntansi dan keuangan sebelum diangkat menjadi staff fungsi investasi dan riset sampai dengan saat ini. Telah memiliki ijin WPPE berdasar keputusan dari Ketua BAPEPAM & LK No Kep-199/BL/WPPE/2012 tanggal 12 April 2012 dan ijin WMI dari OJK berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-20/PM.211/WMI/2015 tanggal 29 Januari 2015.